Gila dan Gila

1248 Kata

Khalid mengulum senyuman beserta rasa bangganya. Tegas, tenang dan elegan jawaban Khumaira kepada Rahman. Dia kemudian memulai langkahnya, anggun terlihat saat menepi ke kursi yang lain dengan posisi seperti Khalid perintahkan. Khalid pikir kemenangannya sudah sangat jelas diproklamasikan. Namun, pria di depannya membuat Khalid ragu, Rahman masih setia menampilkan senyuman. "Kau tidak dicintai. Menyedihkan!" ejeknya senang. "Aku memiliki." Khalid bersedekap tangan, penuh percaya diri. "Demi Tuhan! Kau akan terus begini?! Kukira kau paham pembicaraan terakhir kita lusa kemarin. Pria harusnya punya harga diri.” Rahman menampilkan senyum kecut. "Hatiku seutuhnya milik Khumaira. Apa pun katamu atau pendapatmu, itu kenyataannya." "Siapa yang lebih menyedihkan," sindir Khalid jelas. "Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN