Bab. 20 - Kesempatan dalam Kesempitan

1783 Kata

Menunggu itu bukan hal mudah Harus berperang dengan segala macam resah Harus melawan semua prasangka yang menimbulkan gelisah Sesulit itu melawan rindu yang terus membuncah *** Wanita itu terpekur bertopang dagu di meja kerjanya. Memainkan bulpoin dan mencoret-coret sembarangan di atas kertas. Beberapa kali ia mengusap telinga, seperti biasa jika sedang menahan gugup atau kecemasan berlebih. Helaan nafas menguar dari hidung agak bangirnya. Di wajahnya terpancar jelas perasaan gelisah yang cukup nyata ditebak. Ia mengecek aplikasi hijau di ponsel, berharap ada pesan masuk dari kekasihnya. Nihil. Hanya ada catatan pesan Linda yang terkirim tapi tak kunjung dapat balasan juga. Ia tak tahu kenapa Rey mendadak bersikap seperti ini padanya. Sejak pulang kampung, beberapa hari kemudian pri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN