Bab. 22 - Shock!

1732 Kata

Ada kisah yang butuh akhir indah Tapi tak sedikit yang harus berakhir resah *** Wanita itu terduduk di samping parkiran yang sepi, tepat di belakang mushala. Ia berusaha mengusaikan tangis, tapi tetap saja tak mampu. Seseorang mendekat lalu menyodorkan sekotak tisu padanya. Linda mengangkat muka dengan mata kian sembab. Ia meraih kilat dan menarik beberapa lembar tisu dari bungkusnya. Pria itu ikut duduk di samping Linda. Tidak bicara apa-apa. Hanya diam sambil sesekali memperhatikan wanita di sebelahnya. Setelah puas menangis, Linda menoleh pada sosok di sampingnya. Mungkin sekitar sepuluh menit lebih pria itu diam tanpa kata. "Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Linda kemudian. "Hanya cari angin saja." "Cari angin? Atau sengaja mau menonton saya?" "Suudzhoon terus ya kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN