Aku dan nashby hanya bersenang-senang dalam dua hari itu saja. Selebihnya hidup kami seperti neraka. Di hari pertama kami melakukan closing laporan akhir tahun perusahaan HND Media singapura, kenyataannya banyak sekali pekerjaan yang belum beres dan perlu segera diselesaikan pada hari itu juga. Akhirnya kami harus pulang ke hotel di jam dua belas malam. Itu juga berlaku di hari berikutnya, beruntungnya kami tidak perlu pulang hingga larut malam. Imbasnya hari ini kami masih berada di Singapura padahal di jadwalkan kembali pada pagi tadi. Hingga sore ini kami masih saja berada di kantor. Aku terkesiap mendengar suara kursi yang berderit. Aku menoleh ke arah Nashby dan mendapati laki-laki itu sedang menatap langit-langit ruangan kantor ini. Aku segera bangkit dari tempat dudukku dan mengham

