Pagi itu aku sudah bersemangat untuk sampai di kantor lebih cepat. Selama bertahun-tahun aku bekerja, baru kali ini aku merasa sangat bersemangat untuk ke kantor.Senyumanku pagi itu menghiasi sepanjang perjalananku menuju kantor dengan ditemani dengan segelas kopi hitam dengan brand yang lumayan terkenal itu. Sesampainya di kantor aku melihat seseorang yang menjadi alasanku untuk datang sepagi ini. Kulihat rambut hitam legamnya yang nampak halus begitu mempesona. Wajah cantiknya memang tak pernah bosan aku pandangi. Bagaimana bisa ada wanita secantik boneka sepertinya? Aku merasa sudut bibirku terangkat saat melihat Alshamira. Segera aku membenarkan reaksi wajahku. Aku tak ingin wibawaku turun karena senyum-senyum tidak jelas di pagi ini. Aku melihat Alshamira menunduk hormat dan berhen
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


