"Kamar..."jawabnya santai tanpa melihat reanksi bingung beanka. Tetap datar dan cool. "Ka..kamar..??andreas...tururnin aku...turunin..."beanka memumukul'mukul d**a bilang andreas,pria yang kini menjelma menjadi pria dewasa nan sexy sama sekali tidak bergeming sedikitpun saat beanka mengayunkan kakinya dan juga memukul'mukul dadanya. Tubuh beanka segera ia rebahkan diatas ranjang,entah karena pengaruh alkohol atau karena emosi yang selama ini ia pendam entahlah andreas sendiripun tak tau itu. dulu semasa ia sma andreas selalu mencoba menahan diriya untuk tidak menerjang beanka,entah karena ketakutan karena usaia mereka yang maaih labil atau karena hal lain entahlah. Andreas sendiripun tidak tau tentang perasaannya yang ia tau kini hanya mencari cara agar lebih dekat dengan beanka bahkan m

