“udah jangan nangis..!!besok juga bakalan ketemu mereka lagi..”goda andreas sambil mengusap rambut beanka. Entah kenapa andreas merasakan kehangatan saat berada disamping beanka dan hal ini jarang terjadi bahkan saat cinta pertamanya tumbuh pun andreas merasa tidak seperti ini apa mungkin beanka wanita yang berbeda entahlah. Beanka segera mengibaskan tangan andreas dan segera mengerucutkan bibirnya”siapa yang nangis gak kok..” “la itu mata berair kenapa.??”tunjuk andreas. Beanka segera mengelap air matanya yang sedikit menetes tanpa sengaja”ini mah kelilipan..!” “ah...oke..kamu udah makan..?” Beanka menggeleng dan memegang erat perutnya,ia lupa jika belum sempat memakan sesuatu. “ayo...!!”andreas segera bangkit dan mengulurkan tangannya,agar beanka ikut bersamanya. Beanka men

