Setelah makan malam selesai Ruby menghampiri adiknya dan mengajaknya bicara berdua. Ruby mengajak Hillary untuk bicara di ruang kerja Juan. Istri Juan itu melihat Hillary memang tidak seceria biasanya. Seolah ada yang mengganjal pada keputusannya menerima pinangan Randall untuk menikah dengannya. Hillary menutup rapat pintunya dan mengikuti Ruby untuk duduk di sofa. Dia menatap kakaknya lalu menundukkan kepalanya sambil mengdengkus pelan. Ruby mengangkat dagu adiknya dengan tangannya, lalu bertanya, “Kau mencintai Randall, kan Hills?” Satu helaan napas panjang dengan anggukan kepala Hillary sebenarnya sudah menjawab pertanyaan sederhana yang dilontarkan Ruby, tapi entah kenapa Ruby merasa adiknya itu seolah menyimpan beban yang berat untuk diungkapkan. “Aku sangat mencintai Randall, Kak.

