PART 45 - ONE

1044 Kata

Dua jam menunggu bukanlah waktu yang pendek. Walaupun Dimitri sudah mengatakan bahwa proses kelahiran si kembar akan berjalan dengan lancar, tetap saja tidak membuat Margareth bisa duduk dengan tenang. Semua langsung berdiri dan menghampiri pintu ruang operasi ketika ada seseorang yang membukanya dari dalam. Darken keluar dengan wajah yang lelah tapi senyum yang lega. Dia melihat ke arah Randall, kemudian satu per satu kepada yang lainnya dan mengangguk pelan—seolah mengatakan bahwa operasi yang mereka lakukan berhasil mengeluarkan bayi kembar Juan dengan selamat. Suara helaan napas lega terdengar bersamaan. Mereka juga saling berpelukan dengan gembira sekaligus terharu. Margareth mengucap syukur sambil memeluk Ronny suaminya, tapi dia menahan Lady Arnetha yang mau ikut-ikutan memeluk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN