Sudah satu bulan berlalu, kehidupan rumah tangga Zen dan Zahra semakin terlihat harmonis. Apalagi setelah kepulangan mereka dari Schaatsbaan Delft, mereka lebih banyak menghabiskan waktu bersama, dan cenderung bergantung satu sama lain. Tapi seminggu setelah itu, waktu Zen harus terbagi antara keluarga dan pekerjaan. Apalagi perusahaan yang dipegangnya sekarang sedang bermain saham, sehingga mengharuskan dia memberikan perhatian lebih untuk itu. Tak jarang juga Zen sering pulang malam, bahkan kadang tidak sempat pulang ke rumah. Itu semua karena perusahaan harus ada campur tangannya langsung. Seperti sekarang, Zen masih asik berkutat dengan berkas dan laptopnya. Pria itu bahkan melewatkan jam makan siangnya, demi menyelesaikan laporan yang harus di presentasikan lusa depan. Tok tok tok

