Peringatan Dari Dayunda

2059 Kata

Disaat Tama sibuk menelpon guru Nagara dan Naraya, Dayunda menatap punggung suaminya kesal karena Dayunda masih tak bisa menerima keputusan Tama yang membawa anak-anaknya ke rumah ini terlebih belum apa-apa Tama sudah membelikan banyak hal bahkan mengadakan tahlilan di rumah ini. Rasanya Dayunda ingin menjambak rambut suaminya dengan kencang, sudah susah payah ia merebut pria menjengkelkan itu dari wanita yang beruntung itu eh malah suaminya tetap saja mengurusi anak-anaknya padahal sebelumnya Dayunda berpikir semua rencananya berjalan dengan sangat baik tapi malah jadi seperti ini. Semua usahanya menjadi sia-sia dan Dayunda tidak akan membiarkan mereka berdua merebut hasil kerja kerasnya selama ini hingga tak lama Dayunda memilih berjalan ke kamar si kembar untuk melihat apa yang sedang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN