# Galand tertegun menatap Maya yang saat ini masih tertidur lelap di sampingnya. Maya tampak sangat kelelahan sementara tubuh polosnya yang tertutup selimut sedikit tersingkap saat dia bergerak pelan. Galand menelan salivan. Rasanya istrinya akan hancur kalau dia tidak menahan dirinya sekarang dan hanya mementingkan hasratnya sendiri. Sejujurnya Galand sudah cukup puas dengan menahan Maya di sisinya. Menjadikan Maya istrinya meski itu dengan trik liciknya sudah merupakan kemewahan untuk obsesi Galand pada wanita itu. Tapi dia tidak pernah menyangka kalau Maya sendiri yang menerobos semuanya dan memberinya ijin untuk masuk semakin dalam. Galand menarik napas panjang dan mengusap wajahnya kasar. Di satu sisi, Galand tidak bisa menyangkal keinginannya sendiri untuk mempertahankan Maya

