# Galand tampak tertegun berdiam diri sambil menunggu kedatangan orang yang saat ini sudah membuat janji dengannya. Meski demikian tatapannya tetap lurus ke arah ponsel yang berada di tangannya di mana terdapat foto-foto Maira yang sekarang dipanggil Maya oleh semua orang. Tangannya senantiasa menggulir layar ponselnya dan sudut bibirnya beberapa kali menyunggingkan senyuman tipis. Namun beberapa kali juga wajahnya mengerut dalam ketika hatinya tergerak untuk memeriksa riwayat panggilan serta kotak masuk kemudian melihat panggilan dan pesan dari nomor istrinya yang belum sempat dia balas. Bukan berarti Galand sama sekali tidak ingin menerima panggilan maupun membalas pesan dari Maya. Untuk saat ini dia tidak tahu bagaimana harus menjelaskan segalanya di hadapan istrinya tersebut. Te

