"Kau tidak apa?" Ariana membungkuk, menatap dua anak sekitar usia dua belas tahun terlempar dari lokasi ledakan yang tidak terlalu besar, namun berhasil melempar tubuh keduanya hingga membentur tanah dengan keras. Para penduduk Distrik Sopa berlari untuk masuk ke dalam rumah di saat Ethan malah bersembunyi di bawah meja dan putra tunggal Letnan Edsel itu gemetar hebat. Menatap sang ibu yang berlari membantu dua anak terluka itu dengan tatapan meringis. "Kalian baik-baik saja? Katakan, di mana kalian terluka ..." Ariana tercekat. Menemukan luka goresan cukup dalam dan salah satu lengan dari anak itu retak. "Kita harus membawamu ke rumah sakit." Militer hitam Dallas berlari. Mengerubungi rumah Sang Letnan saat empat dari mereka mengelilingi Ariana dengan membantunya memapah dua anak itu

