31

1101 Kata

"Ibu ... kenapa ibu ada di sini?" "Kenapa kau kaget, apa aku tidak boleh mengunjungi rumah anakku?" "Tentu saja Ibu, dengan senang hati, ayo masuk," ujarku dengan ramah, ku hampiri dia lalu ku cium di tangannya dan mengajak wanita yang sangat kuhormati itu untuk masuk ke dalam rumah. Syukurnya, aku sudah membereskan ruang tamu dari semalam sehingga aku tidak begitu kelabakan begitu tamu Datang. "Duduklah Ibu, saya akan ambilkan minuman,"ujarku dengan ramah. "Tidak perlu, aku ingin langsung bicara saja!" jawab Ibu dengan nada penuh penegasan, raut wajahnya tampak marah dan tak senang. Aku mulai merasa mendapat firasat tak enak dengan ini. "A-ada apa?" tanyaku terbata. "Aku datang ke sini untuk mengingatkan dirimu kembali bahwa anakku beristri dua dan bukan kau saja istrinya ...." "Ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN