#5

1412 Kata
Keanu...bagaimana mungkin Keanu yang membawaku pulang, bukankah dia asik bermesraan dengan putri pengusaha besar itu...jika mengingat mimpi semalam,  rasanya aku tidak mau bangun...suara Keanu terdengar nyata ditelinga, berkali-kali mengatakan mencintaiku..Keanu..aku menyayangimu....cinta....aku belum berpikir ke sana...aku hanya ingin kau memelukku disaat seperti ini... Dan Kayla terisak di kasurnya, memeluk guling dan membiarkannya basah oleh air mata. *** "Antarkan oma," pinta Yasmin pada cucunya. "Kemana oma?" tanya Kayla masih menatap neneknya dengan takut. "Ke pembukaan butik baru Tita, jam tujuh malam ini," Yasmin melihat keengganan di wajah Kayla. "Kau tidak harus masuk, antarkan oma saja,  nanti pulangnya akan oma telpon kamu," ujar Yasmin lagi. "Ya oma,  tunggu sebentar aku ganti baju," Kayla melangkahkan kaki menuju kamarnya. *** Kayla menatap takjub butik baru milik nenek Keanu,  yang berkonsep one stop shopping, pelanggan akan dimanjakan dengan beragam pilihan, tidak hanya baju,  tapi juga ada clutch, tas, jam tangan bahkan berlian juga ada yang tentunya semuanya berkelas dan bermerk. Dan tak tanggung-tanggung butik baru ini diberi nama nenek Keanu "The Gorgeous Tita" .. Ah keren banget...Kayla benar-benar kerasan di acara pembukaan butik itu, nenek Keanu yang membuka secara langsung,  ada pengguntingan pita dan menyilakan undangan untuk melihat-lihat. Dari jauh Kayla melihat Keanu yang baru datang dengan kemeja warna biru yang lengannya digulung sesiku dan kancing kemeja paling atas ia biarkan terbuka,  sekali lagi Kayla melihat kilat kalung di balik kemeja itu, Kayla berusaha mengalihkan pandangamnya ke arah lain. Mengapa ia terlihat semakin tampan.. Jangan ngaco kamu Kayla.. Kayla menggeleng perlahan dan menanjutkan window shopingnya. *** Keanu terus melangkahkan kakinya menuju tempat neneknya bercengkrama dengan sahabat-sahabatnya, dan sesaat langkahnya terhenti saat melihat Kayla yang memandangi cincin berlian di etalase. Keanu melihat Kayla dari atas ke bawah, dress tanpa lengan selutut berwarna baby pink tampak serasi dikulitnya yang putih, dengan wedges senada di kakinya dan sling bag berwarna beige. Merasa ada yang memandanginya, Kayla menoleh dan melihat Keanu yang menatapnya dari samping. Sejenak mereka saling pandang dan Kayla memutuskan padangan mereka, ia melangkah menuju etalase yang lain. Keanu memandangi Kayla dari jauh dan Kayla menyadari jika Keanu tak lepas memandanginya dari tempatnya berdiri. Saat Kayla sedang asik melihat-lihat tas bermerk yang harganya juga aduhai, dari arah pintu muncul Defla Halim bersama seorang laki-laki gagah, ia terlihat menggandeng lengan laki-laki itu,  dan tak lama terlihat dari arah berlawanan Keanu yang menyapa ramah keduanya dan wanita itu bergelayut manja di lengan Keanu. Entah mengapa d**a Kayla berdenyut sakit. Ia menoleh pada arah lainnya,  mencari neneknya hendak mengajak pulang karena jam sudah menunjuk angka sebelas malam. Saat ia melongokkan kepalanya mencari-cari keberadaan neneknya, tiba-tiba lengannya ada yang menarik. "Mencari omamu, itu disebelah sana,"ujar Keanu pelan. "Bukan urusanmu,  urus saja pacarmu yang bergelayut manja padamu, lepaskan lenganku, jangan sentuhkan tanganmu setelah menyentuh wanitamu," Kayla masih berusaha melepaskan lengannya,  dan kening Keanu berkerut berpikir. "Berapa banyak wanita dalam hidupmu hingga bingung dan lupa padahal kejadiannya baru beberapa menit lalu, dan wanita itu juga yang memeluk dan mengusap wajahmu saat ada acara keluarga Halim beberapa waktu lalu," Kayla menatap Keanu yang entah mengapa mulai tersenyum dan Kayla mengumpat dalam hati, senyum yang lama ia tunggu akhirnya ia lihat juga. "Kau cemburu,  itu Defla Halim,  tadi ia datang dengan tunangannya,  ia teman kuliahku saat di SG,  teman curhat juga dan tunangannya juga teman kuliahku," ujar Keanu pelan dan menarik Kayla mendekat ke dadanya. Kayla berusaha melepaskan pelukan Keanu di pinggangnya, mendorong dengan kasar d**a keras Keanu. "Tidak ada urusan aku dengan wanita itu, tidak usah kau jelaskan dan jangan membuatku tertawa dengan kata cemburu, aku di sisimu delapan belas tahun sebagai sahabat tak pernah bergelayut manja di lenganmu," Kayla menatap wajah Keanu dari jarak dekat, dan Keanu melepaskan belitan tangannya di pinggang Kayla. "Kau cemburu,  hanya malu mengatakannya," Keanu tertawa perlahan dan Kayla mendengus berjalan menjauh lalu mendengar Keanu berkata lagi.. "Saat mabuk kau mengatakan merindukanku dan ingin kau berada dalam pelukanku,  aku yakin itu kata hatimu yang paling dalam," suara Keanu membuat wajah Kayla memerah dan mempercepat langkah kakinya menuju neneknya yang masih asik berbicara dengan nenek Keanu. **** "Ada apa tadi kau dengan Keanu, oma dan nenek Keanu melihat kalian seperti bertengkar,  bertengkar dengan cara aneh,  saling pandang, saling peluk, seumur-umur baru kali ini lihat orang tengkar kok kayak mau ciuman, heh aneh-aneh,  benci tapi kok tatapan mata kayak sama-sama kangen," ujar Yasmin tertawa sumbang. Kayla diam tak berkata apapun,  ia hanya berpikir,  apa saja yang ia katakan saat sedang mabuk, ia benar-benar mempermalukan dirinya sendiri jika apa yang dikatakan Keanu benar. *** Pagi yang menjengkelkan, Kayla tidak bisa menolak keinginan omanya untuk mengantarkan kue bikinannya ke rumah nenek Keanu. *** Setelah sampai di rumah Keanu oleh seorang pelayan, Kayla di suru langsung masuk menemui nenek Keanu yang berada di taman samping, kebetulan dia sedang melukis,  biasanya ia tidak bisa diganggu,  namun begitu melihat Kayla,  ia menghentikan kegiatannya, mengambil lap kain yang ada di sisinya setelah meletakkan kuas kecil pada palet yang ada di meja. "Ah Kayla sayang, ada apa pagi-pagi sekali?" tanya Tita sambil memeluk Kayla dan mencium pipinya. "Ini dari oma, eeemmm saya pulang dulu nek," ujar Kayla dan Tita meraih lengannya. "Ayo duduk dulu, kamu pasti belum sarapan," Tita menarik tangan Kayla menuju tempat duduk di samping kolam renang dan ia melihat Keanu yang asik berenang. Kayla sungkan untuk menolak ajakan nenek Keanu untuk sarapan. Saat sedang menikmati pancake dan caramel macciato, ia mendengar nenek Tita memanggil Keanu untuk berhenti. Terlihat Keanu yang naik dari kolam renang dan berjalan menuju ke arah Kayla dan nenekmya duduk. Ada rasa sungkan dalam diri Kayla saat Keanu berjalan ke arah mereka dengan hanya menggunakan celana renangnya dan duduk tepat di depan Kayla. Sesaat keduanya saling menatap lalu secepatnya Kayla pura-pura sibuk menikmati pancakenya. "Apa kabar Kayla?" tanya Keanu dan Kayla melihat air yang masih menetes dari rambut Keanu dan badannya yang masih basah. "Eeemmm baik," Kayla menjawab sambil berusaha tersenyum meski sulit, ia merasa tidak enak pada nenek Tita jika tidak menjawab basa basi Keanu. "Sana kamu bilas dulu Kean, lalu ke sini lagi, pakai bajumu,  masa nemuin tamu kayak gitu,  nenek manggil kamu agar brenti renangnya dan pake bajumu," ujar nenek Keanu. "Ntar lagi nek,  aku yakin Kayla nggak akan lama di sini,  makanya biar aku duduk dulu," ujar Keanu menatap Kayla yang lebih sering menunduk. "Sebentar nenek ngambil sesuatu ya,  nenek titip untuk omamu, kalo aku yang ngasi langsung pasti pake acara drama dorong-dorongan segala, ada hadiah untuk omamu, dia ikutan sibuk waktu pembukaan butik kemarin," ujar Tita bangkit dan meninggalkan mereka berdua. "Pakailah bajumu," ujar Kayla pelan dan meraih air putih di sampimg caramel macciatonya. Keanu tersenyum perlahan,  ia merasa mulai ada keberanian menggoda Kayla. Delapan belas tahun bersama ia tahu betul kelemahan Kayla. "Kenapa, ingat kejadian saat awal kita masuk sma?" tanya Keanu dan wajah Kayla memerah seketika lalu mendengus perlahan. Hati Kayla jadi berdebar mengingat kejadian itu,  kejadian yang hampir memutuskan persahabatan mereka. Keanu menahan perih di dadanya, ia ingat kejadian saat pertama meyakini hatinya jika ia mulai mencintai Kayla, waktu bersama papa mama mereka, weekend ke pantai dan Kayla menemukan dirinya berada dalam pelukan erat Keanu saat ia pingsan karena terlalu banyak minum air saat mencoba berenang ke tengah bersama Keanu. Kayla marah bukan main karena melihat Keanu yang hanya menggunakan celana untuk berenang dan bertelanjang d**a, mati-matian Keanu menjelaskan bahwa ia justru menolong Kayla. Karena saat Kayla sadar ia menemukan wajah Keanu yang hanya berjarak beberapa centi meter dari wajahnya. Sejak saat itu apapun alasannya Kayla benci dan marah jika melihat Keanu bertelanjang d**a, Kayla mengingat bagaimana Keanu mendekap badannya ke dadanya. Ia hanya tidak ingin persahabatan mereka menjadi rusak karena ada perasaan aneh yang timbul diantara mereka. "Aku tidak akan mendekapmu lagi,  tidak usah takut," ujar Keanu setelah tersadar dari lamunannya. "Meski kenyataanya saat kamu mabuk,  kamu malah berkali-kali mengatakan agar aku mendekapmu," ujar Keanu semakin membuat Kayla bingung dan malu. "Aku tak sadar mengatakan itu,  dan kalaupun itu terucap paling yang ada di memoriku kamu mendekapku jika ada masalah itu saja,  tidak usah punya pikiran m***m," ujar Kayla tanpa melihat wajah Keanu dan terdengar tawa Keanu. " Aku, m***m, nggak salah, seandainya kamu ingat bagaimana kamu saat mabuk dengan baju kurang bahan itu,  heeem pasti kamu akan menarik kata-katamu, dan juga bagaimana Bagas menciumi bagian depan badanmu pasti kamu akan punya pikiran lain tentang aku yang tetap membawamu dengan aman ke rumahmu, setelah aku memberi hadiah manis pada bibir Bagas, jagalah dirimu,  aku tidak selalu ada di samping mu," Keanu bangkit, meraih handuk di dekatnya dan melilitkan ke pinggangnya. Kayla terbelalak dan kaget... Benarkah... ***
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN