59. Kebenarannya

1874 Kata

Tangan Alam terkepal kuat. Matanya sudah memerah menatap Dara yang kini sudah berdiri ketakutan di depan sana. "Bisa kamu jelasin ini, Dar?" tanya Alam, suaranya terdengar tercekat. Bahkan tenggorokannya terasa kering, fakta ini terlalu tiba-tiba. "Nggak! Kamu jangan sama percaya sama Tante ini?! Dia pasti mau misahin kita?!" sentak Dara. Wanita itu menggeleng kuat dengan tangis yang sudah ingin pecah. Alin yang berada ditengah-tengah dua orang itu hanya tersenyum miring. "Iya, sih. Saya niat banget misahin kalian berdua. Karena tujuan saya ingin menyelamatkan Alam dari istrinya yang licik ini." Alin menatap Dara dengan sorot mata benci. "Kamu ... kenapa tega ngelakuin itu semua?" tanya Alam, dia hanya tidak menyangka saja. "Jawab, Dar?! Apa tujuan kamu ngelakuin itu semua?!" bentak Al

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN