Setelah selesai membersihkan tubuhnya. Grace mengambil handuk berwarna putih yang telah tergantung di dinding kamar mandi. Ia hendak membuka pintu namun gerakannya seketika terhenti. Ia ingat kata-kata Edward yang menunggunya di luar. Grace menurunkan pandangannya. Tubuhnya dibalut handuk yang hanya mampu menutup tubuhnya dari bagian d**a hingga paha. Namun pahanya tidak tertutupi sempurna. Seharusnya tadi ia membawa pakaian ke dalam kamar mandi. Tetapi mengingat keadaannya tadi yang digendong secara paksa oleh Edward. Bagaimana mungkin Grace sempat membawa pakaian ganti ke dalam kamar mandi. Tapi, tidak ada pakaian untuk menutupi tubuhnya. Grace memilih menarik napas. Meski ia sudah melakukan itu dengan Edward. Tetap saja ia masih merasa

