Tiffany membuka matanya, kali ini ia tidak mengetahui sedang berada di mana. Sebuah tangan melingkar pada tubuhnya, saat Tiffany melihat ke samping ternyata Darren masih memejamkan mata. Wanita itu mencoba menyingkirkan tangan Darren perlahan. Bagian bawahnya terasa nyeri, sehingga membuat dirinya kesulitan untuk berjalan. "Apa ini masih di mansion? Kenapa dekorasi kamarnya berbeda?" gumam Tiffany. Saat wanita itu tengah membasahi tubuhnya di bawah air shower, seseorang tiba-tiba memeluknya dari belakang. Tentu saja pria itu adalah Darren yang beberapa saat lalu masih memejamkan mata. "Ehm, Tuan ... aahh," desah Tiffany saat Darren meremas d**a dan tangan lainnya masuk ke dalam pusat gairah miliknya. "Manjakan milikku, sayang," bisik Darren tepat di telinga Tiffany. Tiffany memebalikk

