#48 Harapan Rana

857 Kata

Setelah berisitrahat selama seminggu, akhirnya Rana kembali beraktifitas dengan bekerja ke kantor. Dia berharap keseibukannya di kantor dapat melupakan bayang bayang pria yang telah merengut mahkotanya. "Hei, Ran..sudah sehat?" tanya Andreas ketika melewati ruangan Rana dan melihat wanita itu di dalam sedang duduk menghadap komputernya. Rana mengangkat kepalanya lalu menatap Andreas. "Ahh..seandainya aku bisa memutar balik waktu, Aku ingin kamu yang menjadi pria itu." benak Rana. "Sudah An, kamu juga terlihat lebih segar sekarang?" Rana tersenyum. Memang terakhir dia melihat Andreas dengan wajah yang selalu di tekuk dan emosi tidak terkontrol. "Better..." Andreas kini telah duduk di kursi yang tersedia di ruangan Rana. Lalu mereka berbincang bincang mengenai pekerjaan sampai tiba makan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN