Ruang inti Labirin Uroka Hazin masih terengah-engah, ia juga masih terlihat membungkuk di hadapan Racto karena ia sudah kehabisan tenaga, namun. Deg-deg! Jantung Hazin berdetak aneh, hatinya merasakan sesuatu. ia segera meremas baju di dadanya, "Perasaan apa ini?" Gumam Hazin, ia terus merasakan sesuatu yang datang ke dalam tubuhnya. Racto masih diam dan mengamati Hazin yang ada di depannya, "Ada apa? Sudah menyerah?" Tanya Racto, ia sedikit merasa bingung saat Hazin meremas dadanya kencang. Samar-samar, Hazin mendengar sesuatu melalui hatinya. "Kami bergantung padamu!" "Tolong, lakukan yang terbaik!" "Kau... Kau harus menepati janji mu, Hazin Triton!!" Hazin mendengar suara Draco di akhir. Wajahnya berubah begitu terkejut. "Tunggu, suara-suara itu. Perasaan ini, ini... Ini adalah

