Chapter 51 - Lucky

1102 Kata

Orang beruntung selalu bikin kaget. Tak perlu ada rencana untuk menghindari kesialan. Seakan Dewa memberikan nyawa padanya ribuan jiwa. Begitulah yang Embun pikir tentang Samudera. Bagaimana bisa dia tidak ada di markas ketika Panglima Niagara datang? Bukankah ini kebetulan yang terlalu kebetulan? Bagi Embun, ini adalah salah satu pertanda baik kalau rencana yang ia buat akan berhasil. “Aku sudah bicara dengan Langit. Dia bilang, rencana ini yang paling baik daripada rencana yang sudah kau buat.”ucap Embun pada Samudera yang tampak berlatih. Dia tak ingin terlalu kelihatan tak bernafsu dengan kegiatan di markas. “Jika kau melakukan rencana pertama, semua orang bisa mati. Bukan cuma kau, Putri Marime juga akan kena imbasnya.”lanjut Embun berusaha menyakinkan. “Aku tahu. Setelah membacany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN