Chapter 55

1300 Kata

Saat semua orang sedang menikmati pesta, tiga orang itu tetap berada di markas. Orang diluar sana pasti berpikir kalau mereka ingin tidur untuk waktu yang lama. Tidak. Tidak seperti itu. Mereka sedang menyempurnakan rencana sebelum mencapai hari H.  Embun melirik ke arah Langit dan Samudera yang sedang sibuk dengan perlengkapan senjata. Dia sedang berpikir keras tentang dua orang itu. Bagaimana caranya melewati tembok yang tinggi itu? Apakah ada jalan keluar yang sebenarnya tidak diketahui siapapun? Dia mendekati Samudera. Membuat pria itu berhenti melakukan aktivitasnya. “Kita bisa keluar dari tempat ini. Apakah ada jalan di sekitar sini?”ucapnya sembari menunjuk peta kerajaan. Peta yang menunjukkan semua tata letak di dalam kerajaan. Samudera butuh waktu untuk berpikir. Dia berusaha m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN