Tiga hari lagi, pelantikan ratu berlangsung. Semua orang sibuk sekali. Terutama mereka yang merupakan petinggi di kemiliteran. Namun, tetap saja anggota baru disuruh mengangkut barang-barang itu setiap hari. Seakan mereka disuruh untuk bekerja keras. Dan ketika malam pelantikan tiba, mereka bisa datang untuk menikmati hari yang indah di kerajaan. Begitulah yang terjadi sejauh ini. Embun menentramkan dirinya dengan air es di atas kepala. Dia tidur di pendopo yang biasa ia kunjungi. Sudah seperti keluarga, dia dan orang-orang di pemukiman itu. Hari semakin panas saat waktu menunjukkan saat siang. Rasanya cepat sekali berlalu. Semua terlihat sangat tenang. Tapi jujur, hati Embun tidak bisa tenang. Dia masih sangat takut akan keberhasilan rencana rahasia ini. Seorang ibu dan putrinya tampak

