Dengan tawaran uang yang lumayan, supir itu menunggu tanpa rasa bosan. Uang memang bisa membuat semua orang melakukan apa saja. Embun dan Hujan duduk di bawah sebuah pendopo. Matahari sore menghiasi sekitarnya. Hujan ingin bicara dengan perempuan yang seakan tahu latar belakangnya. Bahkan Samudera dan Marime tidak mengetahuinya. Sangat tidak masuk akal. “Jika kau tidak percaya, terserah. Tapi aku, benar-benar melihatmu ketika masih kecil. Jangan tanya terlalu banyak karena aku sudah mengatakan semua yang kulihat.” “Anggaplah aku percaya, tapi aku perlu tahu, siapa yang membawaku ke Santara?” “Wah, kau penasaran juga? Hidupmu baik-baik saja disini. Jangan sok berjuang dan ingin pergi ke Indonesia. Cukup aku saja yang berhasil melakukan itu. Ya, sebagai balasan atas perjuanganku.” “Aku t

