"Kau keras kepala sekali." Ujar Yunho. "Dari siapa kau pikir aku belajar?" Balas Jeno. Yunho terkekeh mendengarnya, kemudian mengusap kepala Jeno. "Well, aku tak bisa menyalahkanmu kalau begitu." Ucap Yunho. "Tapi hukumanmu tak berakhir disini." Lanjut Yunho. "Cih, lakukan sesukamu." Jeno berdecak, jika baru segini tak bisa dikatakan hukuman bagi Yunho. Yunho pun mengelilingi Jeno, ia mengambil pisau kecil di atas meja, kemudian mengitari tubuh Jeno dengan menekan pisau itu secara perlahan di perut hingga punggung Jeno. Jika ia dalam keadaan baik, hal ini tak akan begitu menyakitkan, tapi sekarang tubuhnya penuh luka membuat pisau itu bukan hanya membuat luka baru tapi juga memperdalam luka lama. Yunho bahkan tak memberi Jeno sesuatu untuk menahan rasa sakitnya. Jeno menggertakkan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


