Jeno berdiri di belakang Jaemin kemudian mendorong punggung Jaemin agar posisinya menungging dan menunjukkan p****t mulus dan liang kenikmatannya pada Jeno. Namun, Jaemin justru mendesah karena penjepit putingnya justru tertekan dan bergesekan dengan tempat tidur membuatnya perih. Jeno menahan dagu Jaemin kemudian memasukkan jarinya di mulut Jaemin. "Jilat dengan baik." Perintah Jeno, yang membuat Jaemin menjilat jari Jeno di mulutnya, hal ini membuat salivanya mulai mengalir jatuh dari dagunya. Setelah merasa jarinya cukup basah, Jeno menarik jarinya kemudian memaksa masuk satu jari tengahnya pada lubang Jaemin yang ketat. "Still tight as always, Jaem." Ujar Jeno sambil memaju mundurkan jarinya di lubang Jaemin, sebelah tangannya mengusap halus punggung mulus Jaemin. Jaemin mulai me

