21 - Not A Chance

877 Kata

Jeno terbangun karena mendengar suara dering ponselnya. Dengan malas ia meraihnya untuk melihat siapa b******n sialan yang mengganggu tidurnya. Karena gerakan Jeno, Jaemin sedikit terusik hingga ia justru merapatkan kembali tubuhnya dengan Jeno. Masih teringat jelas kejadian tadi malam, dimana mereka melakukan olahraga malam membuat Jaemin bahkan tak kuat untuk berdiri membersihkan diri. Akhirnya Jeno pun membiarkannya tidur bersamanya. Jeno pun memperlambat gerakannya dan sangat berhati-hati agar tidak membangunkan Jaemin. Ia melihat nama Samuel terpampang disana. Jeno menggeram pelan, dalam hati mengumpat. Jika alasan Samuel tidak cukup bagus untuk membangunkannya, ia pastikan anak itu menyesal. "Ada apa?" Ujar Jeno dengan suara pelan. "Kenapa baru kau angkat?" Teriak Samuel di sebe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN