Jeno tersenyum lembut hingga matanya pun ikut tersenyum mendengar perkataan Jaemin, Ia pun mencium tangan Jaemin yang berada di genggamannya. "As you wish, then." Jawab Jeno. Setelah menjawab, Jeno terkesiap karena bibirnya di bungkam oleh bibir Jaemin. Jeno terkejut karena tak tanggung-tanggung Jaemin langsung memainkan lidahnya secara agresif pada Jeno hingga mendorong tubuh Jeno membuat mereka terbaring di lantai dengan posisi uke on top. "Wow wow, Jaemin wait.. Kau selama ini seolah menghindari ciumanku, sekarang kau agresif seperti kucing sedang heat." Ujar Jeno sambil tetap berbaring menatap Jaemin yang duduk diatasnya. "Ini saatnya giliranku memimpin." Ucap Jaemin sambil menatap Jeno dengan erotisnya. Jeno menyeringai puas dengan ekspresi Jaemin. "Damn, kau sangat seduktif" Uj

