Luna melangkah menuruni anak tangga satu persatu. Hari ini dirinya akan menjenguk Zico di rumah sakit. Bagaimanapun Zico tetaplah sahabatnya, meskipun pria itu pernah berbuat buruk padanya dan menjebaknya malam itu. Luna juga ingin mengambil ponselnya yang terjatuh di mobil Zico. Untung semalam aku bawa dua ponsel. Jadi Malik bisa tau dimana aku sama Zico dari panggilan telepon itu? Luna melihat Malik yang kini tengah melangkah ke arahnya. Malik membawa sebuah koper kecil. Pakaian yang dipakainya bukan jas seperti yang biasa dipakai Malik saat mengawal Luna. “Aku hanya mau pamit. Kali ini aku benar-benar serius dengan ucapan aku,” ucap Malik setelah berdiri tepat di depan Luna. “Lik. Aku minta maaf, kalau kehadiranku sudah membuat rumah tanggamu hancur.” Malik menggeleng pelan, “s

