Luna mematung, saat pintu yang tadinya tertutup rapat kini sudah terbuka lebar. Di depannya saat ini berdiri sosok yang sangat dirindukannya. Andai saat ini tak ada Thomas bersamanya, mungkin Luna akan langsung memeluk tubuh kekar itu untuk meluapkan rasa rindu yang selama ini dipendamnya. Tak hanya Luna, sosok tampan tinggi itu juga terpaku, saat melihat sosok gadis cantik yang selama ini begitu ingin dilihatnya. Luna? sedang apa dia disini? Kenapa Paman Thomas bisa bersama dengan Luna? Apa yang Luna rasakan, itu juga yang tengah Malik rasakan saat ini. Mereka sama-sama saling merindukan dan ingin sekali saling memeluk satu sama lain untuk melepas rasa rindu yang selama ini menyesakkan dadanya mereka. Thomas menatap Malik dan Luna secara bergantian. Dimana saat ini kedua pasang mat

