Putera-Puteri Cortex

1781 Kata

Juita berjalan keluar rumah setelah baru saja melihat bagaimana kedua orang tuanya bertengkar. Papanya ketahuan selingkuh, dan mamanya jarang pulang ke rumah. Hasil dari ketidakharmonisan itu adalah banyaknya benda berbahan kaca yang berhamburan di lantai. Bagi Juita itu bukan masalah besar lagi, kejadian semacam itu sudah disaksikannya bahkan sejak ia berumur 10 tahun. Maka untuk menghilangkan beban pikiran, perempuan itu berjalan ke arah bangunan tinggi tanpa cat yang berada tepat di sudut jalan. Di tingkat satu bangunan ada sebuah toko bunga milik Velince Dela, perempuan tua berkebangsaan Italia yang bekerja sendirian. Juita singgah di sana hanya untuk mengelabui Dela. Saat perempuan tua itu mencari-cari bunga dan melayani pengunjung lain, Juita akan jalan mengendap menuju ke halam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN