Pertemuan tim detektif yang kesekian kalinya diadakan saat jam istirahat tiba. Aeera mulai merasa baikan dan ditambah dengan Alex, membuat pertemuan ini lebih baik daripada sebelumnya. Sinta punya harapan besar selaku ketua. Matanya berbinar-binar melihat bukti dihadapan. "Lihatlah Lex. Ini surat yang ditulis Angela terakhir kali sebelum dia meninggal." Alex meraih kertas itu perlahan dan membacanya dengan lambat-lambat dalam hati. Aeera memalingkan wajah karena tak sanggup menahan air matanya. Dia masih tidak percaya kejadian itu benar-benar terjadi pada sahabatnya sendiri, Angela. Alex menelan ludah, menutup surat itu dan mengembalikannya. “Malang sekali Angela,” katanya parau. Kemudian mereka berdiskusi kembali tentang solusi apa yang terbaik untuk kasus ini. Bukti ini saja ma

