Beberapa hari kemudian, Edward dan Abian menemui Devan di penjara. Wajah Devan terlihat lesu, kantung matanya terlihat jelas, dan pakaiannya lusuh. "Tenang saja Dev, kita akan membebaskanmu dari sini," kata Edward. Devan tersenyum tipis. "Terima kasih, tetapi kupikir aku memang pantas berada di sini. Sebagai balasan karena aku tidak bisa menyelamatkan Aeera malam itu." "Jangan berkata seperti itu, kalau Aeera tahu dia pasti sedih. Aku yakin dia akan terbangun dari komanya, meski dalam waktu yang cukup lama, karena itu bertahanlah! makan yang teratur, tidur dan pikirkan apa yang akan kau lakukan di masa depan." "Kalau begitu, jaga Aeera untukku. Aku sudah membawa banyak penderitaan untuknya," ujar Devan menatap Edward penuh harap. Edward menghela napas pelan setelah mengangguk. Devan

