menyusun

927 Kata

Sesampai di rumah, aku telah mendapati Papa dan Mama bersama Siska sedang duduk di ruang tamu. Ada beberapa tetangga yang ingin tahu kejadian sebenarnya senang mendengar penuturan orang tuaku. "Jadi benar bahwa kalian tidak tahu-menahu tentang barang haram tersebut?" tanya Pak RT yang sudah puluan tahun kami kenal. "Pak RT tahu sendiri saya seperti apa," jawab Papaku. "Mungkin seiring berjalan waktu manusia bisa berubah Pak Yadi." "Sementok-mentoknya saya terhadap hidup tak akan saya lakukan perbuatan itu. Lagipula saya sangat anti n*****a," jawab Papa. "Lalu apa yang bisa membebaskan Anda secepat ini, Pa?" tanya pria itu. "Barang itu memang bukan milik kami, DNA terbukti bukan milik kami," balas Papa. Menyadari kedatanganku, mama kemudian menyambut dan mengajakku masuk. "Imel, y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN