30 Mei. Senyuman Shena mengembang saat satu angka di kalendernya dilingkari. Hari ini, tepat ia berusia genap dua puluh dua tahun. Usia yang sempat menyebabkan ketakutan berlebihan saat ia baru memasuki masa perkuliahan dulu. Usia di mana sebenar-benarnya gerbang kehidupan sudah terbuka lebar. Melepaskannya dari kehidupan sebelumnya. Menimbulkan beragam hal baru yang sudah harus ia lewati sendiri. Dengan kemampuan yang tidak seberapa, dengan pengalaman yang minim. Juga dengan beban tanggung jawab yang kian besar. Karena inilah sebenar-benarnya kehidupan. Shena bukan lagi anak kuliahan yang merantau jauh di kota. Yang lebih sering mengalami kelaparan di pagi hari karena buru-buru berangkat kuliah sampai melupakan sarapan. Bukan lagi si perempuan yang merasakan indahnya cinta pertama dan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


