Sama halnya Reygan, Shena juga sedang pada tahap lanjutan dari kehidupannya sebagai manusia biasa. Setelah lulus dari perkuliahan saat itu, Shena tidak membuang waktu dengan hal-hal yang kurang berguna seperti menganggur untuk beberapa hari. Yang sering dianggap sebagai masa istirahat. Begitu sampai di rumah, beberapa hari setelah wisuda saat semua berkas yang dibutuhkan siap, Shena langsung mengajukan lamaran ke kantor Bappeda kabupaten, tempatnya magang. Karena ia masuk atas rekomendasi dari Bu Lily, otomatis jalannya lebih mudah. Dan membuatnya sudah menjadi bagian dari Bappeda kabupaten. Shena tidak mengharapkan hal lebih seperti, mendapat gaji besar. Shena paham dan tahu situasi. Ia baru masuk, juga bukan pegawai negeri. Otomatis gaji yang ia dapat standar. Mengikuti upah minimum. W

