Masih Ada Aku Dihatinya.

1101 Kata

Dengan langkah gontai, Alena memenuhi panggilan Keano malam itu. Ada keperluan yang sangat penting, katanya. Untuk melancarkan rencana berdua untuk memiliki anak. "Ini apa?" Alena meletakkan kembali kertas yang tadi diserahkan oleh Keano. "Surat perjanjian antara kita berdua. Kamu harus tanda tangani itu," menyerahkan sebuah pulpen kepada Alena. "Yang benar saja, Kean!" segah Alena. "Aku tidak bodoh sepertimu, Alena! Aku tidak ingin memiliki anak haram. Jadi kita harus menikah, sebelum memulai program ini. Kamu juga harus berjanji, sampai anak kita lahir, kamu harus berjanji, tidak akan pernah bercinta dengan pria lain. Termasuk suamimu! Surat ini dan buku nikah kita, akan memperkuat posisiku, saat ingin mengambil anakku kelak. Dan bukankah kamu sudah setuju dengan persyaratan ini s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN