Malam Pertama

1957 Kata

Tanpa terasa, dua setengah jam sudah mereka melakukan perjalanan. Akhirnya Reno dan Azmi sampai di kampung Azmi. Reno tertegun melihat rumah panggung tua yang berada di hadapannya sekarang. “Kamu tinggal disini, sayang?” Reno menarik tangan Azmi, sebelum gadis itu naik keatas tangga rumah tua tersebut. “Iya, Pak. Memangnya kenapa? "Azmi menatap kepada suaminya itu. "Tidak apa apa." Reno menggelengkan sebuah kepala. Sebelum ia melanjutkan langkah mengikuti Azmi. “Ini rumah peninggalan ibu, satu-satunya harta yang aku miliki.” Azmi mendorong pintu rumah tersebut. Silahkan masuk Pak! Aku panggil nenek sebentar. ” Reno hanya mengangguk dan duduk di atas tikar yang terbentang di ruangan utama rumah tersebut. Rumah tua itu memiliki ruangan tamu yang cukup luas. Di bagian ujung ada satu kama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN