Di keheningan malam, di saat semua orang telah terlelap ke dalam mimpi mereka. Seorang pria baru saja kembali ke kediamannya setelah menyusuri setiap sudut kota Shanghai. Ia memarkirkan mobilnya di lahan parkir sebuah apartemen mewah. Pria bermata cokelat gelap itu berjalan memasuki apartemen tersebut dengan langkah lelah. Wajah pria tampan tersebut terlihat begitu kusut. Rambut yang biasanya tersisir rapi kini begitu awut-awutan. Beberapa rambut halus pun tumbuh di sekitar area rahangnya yang tegas. Entah sudah berapa hari ia tidak menata dirinya, ia sendiri tidak ingat. Pikirannya hanya tertuju kepada suatu hal, yaitu menemukan istrinya. Pria itu—Wilson Xia—selalu keluar pagi dan pulang larut malam, mengelilingi hampir seluruh kota Shanghai. Bahkan mungkin jika ia bisa membalikkan kota

