Suara interkom di ruangan Wilson berdering ketika pria itu sedang memejamkan matanya sejenak dari rutinitasnya yang sibuk. Sepasang mata elangnya membuka dengan malas, lalu salah satu jarinya menekan tombol jawab pada alat komunikasi tersebut. Terdengar suara Felix dari seberang interkom. "Ada apa?" timpal Wilson ketus. Ia tidak senang ada yang mengganggu tidurnya. Sudah beberapa malam ia mengalami insomnia dan harus meminum obat tidur yang telah diresepkan oleh dokter pribadinya, tetapi semalam Wilson mencoba tidak meminum obat tersebut dan hasilnya ia tidak mampu tidur dengan nyenyak dan masih berkutat di depan laptopnya sampai dini hari. "Maaf, Bos. Ada Nona Lu yang ingin bertemu dengan Anda. Beliau mengatakan sudah memiliki janji dengan Anda sebelumnya," jelas Felix dengan profesiona

