Bab 92 - Gosip

1094 Kata

Enam tahun kemudian. Awan putih berarak-arak menghiasi cakrawala yang tampak begitu berseri. Sebuah gedung pencakar langit yang menjulang tinggi berdiri dengan begitu kokoh. Cahaya sang dewi surya menerpa dan menampilkan kemilau dari kaca-kaca gedung pencakar langit tersebut. Sebuah mobil mewah berwarna silver metalic berhenti tepat di depan pintu lobi gedung tersebut. Pengemudi mobil bergegas turun dan membukakan pintu mobil bagian belakang untuk atasannya. Seorang pria berumur tiga puluhan berwajah tampan bak dewa agung Yunani dengan ekor mata yang tajam; bola mata cokelat gelap seperti mata elang; bibir tipis yang seksi; hidung mancung yang dipahat dengan begitu sempurna dan rambut hitam legam yang tersisir rapi ke belakang, turun dari mobil tersebut. Pria tersebut merapikan setelan j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN