BAB 16

1413 Kata

Karena kecerdasaan Rendra dalam tempo 2 minggu ia sudah mampu menghafal huruf hijaiyah bahkan lantunan adzan pun sudah di luar kepala. Yang awalnya Rendra hanya ingin menghafalkan lafaz adzan malah semakin tertarik dengan Islam. Ada perasaan malu mengingat semua tingkahnya selama ini. Apalagi ia yang secara terang-terangan bilang membenci ayahnya karena lebih memilih istri mudanya daripada Rendra, putranya. Ingatan akan rasa sakit yang dulu membuatnya mematung di rumah selama seharian. Flashback on Lamunan Rendra kembali ke masa lalu. Masa yang terus membekas di relung hatinya membuatnya menjadi sosok yang dingin dan angkuh ke orang lain. Tepat saat kematian neneknya. Ayah Rendra datang menghadiri pemakaman wanita yang pernah menjadi mertuanya. Tak ada kata yang terucap meski melihat da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN