End Part - Lamaran

1466 Kata

Pagi ini Rafiq meminta Dewi untuk menemuinya di belakang gedung sekolah tempat Rendra dulu. "Aku suka kamu, kamu mau gak jadi pacar aku? Aahk... biasa." Kesal Rafiq. Berkali-kali ia mencari kata yang pas untuk menembak Dewi. "Dari awal aku ketemu kamu, aku udah ngrasa nyaman. Kamu mau gak jadi pacar aku?" ucapnya seolah Dewi sudah berada di depan matanya. Ia tersenyum senang sambil menguncangkan kotak berisi aksesoris wanita yang Dewi suka. Kali ini ia merasa kata-katanya sudah pas mewakili perasannya. Hanya tinggal tunggu Dewi datang. "Aku mau jadi pacar kamu," balas Dewi tiba-tiba dari belakang. "Hhah!" Heran Rafiq tak percaya. Ia mengikuti langkah Dewi yang memilih duduk di bangku setelah mengatakan itu. "Tadi ngomong apa?" Seingat Rafiq, dirinya baru latihan dan belum mengungkapka

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN