KEDUA PULUH SATU

1117 Kata

Saat berada didalam mobil Rio dan Adit mencoba menenangkan Bagas, mereka bisa merasakan apa yang sedang dirasakan Bagas saat ini. Rio pun kemudian menancapkan gas mobilnya dan kembali menuju Villa untuk lebih leluasa memberi Bagas ruang untuk meluapkan kesedihannya. Dalam perjalanan menuju Villa, didalam mobil Bagas hanya terdiam dengan tatapan kosong, tidak ada yang ia pikirkan selain Arrra, rasa bahagia yang tadi menyelimutinya kini berubah drastis menjadi rasa kesedihan yang amat mendalam. Setelah sampai di Villa, Bagas langsung keluar mobil meninggalkan dua temannya lalu masuk kedalam kamar dan menguncinya. “Jangan dikejar Dit, biarin dia sendiri dulu, gimana pun juga dia butuh waktu buat sendiri setelah kejadian tadi” ucap Rio mencegah Adit yang ingin mengejar Bagas masuk kedalam Vi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN