Bus yang mereka tumpangi berjalan dengan kecepatan standar di jalan yang kondisinya cukup lengang karena jam sudah memasuki waktu tengah malam. Suara-suara obrolan perlahan mulai berkurang lalu menghilang di ganti heningnya malam. Hanya terdengar suara musik dengan volume pelan untuk menemani pak supir yang fokus menyetir. Mila yang tak bisa tidur nyenyak, sesekali terbangun karena kepala Nico yang jatuh dan bersandar di bahunya. Perlahan ia mencoba menggeser kepala Nico dan menjauh sedikit, tapi tetap saja Nico masih melakukan hal yang sama. "Pak… Pak…" Mila membangunkan Nico. Merasakan ada guncangan kecil, dengan mata yang sangat mengantuk pria itu membuka mata lalu menatap Mila. "Saya dari tadi gak bisa tidur karena Bapak ganggu saya terus," protes Mila dengan suara tertahan karena

