Terbangun dengan badan yang masih terasa lelahnya, Mila bersiap untuk pergi ke kantor. Setelah selesai mendandani diri, gadis itu turun lalu menuju ke arah dapur. Ia menyeduh s**u coklat dan menyantap roti gandum sebagai pengganjal isi perutnya. Gadis itu berencana untuk membeli nasi uduk ayam di perjalanannya menuju kantor nanti. Meraih tas tangan berwarna hitam, Mila mengunci pintu rumah kemudian menyalakan mobil terlebih dulu. Iseng ia melirik ke rumah sebelah, yang ternyata halaman rumahnya sudah kosong. Keningnya berkerut sembari melihat ke jam yang terpasang di tangan kirinya. Ini masih jam setengah tujuh dan mobil milik Nico sudah gak ada, masih terlalu pagi untuk seorang Nico pergi ke kantor. Tak memusingkan hal itu, Mila tetap mampir untuk membeli nasi uduk yang pagi ini belum c

