"Kamu baru satu bulan bekerja di sini tapi personality-mu minus. Kalau sudah tidak betah kerja bilang saja. Dengan senang hati saya akan melepas karyawan seperti kamu! Banyak orang yang mau kerja di perusahaan ini!" omel Martin—bos di kantor Leslie bekerja—panjang lebar. "Saya masuk dan pulang sesuai jam kerja. Di luar jam kerja saya tidak bekerja. Apakah itu salah, Pak?" Leslie membalas dengan berani. Dia malas sekali melihat wajah bosnya yang—meskipun masih bisa dibilang tampan, tapi—songong. Eh, maksudnya, mengundang untuk dijudesi. Martin memandangi Leslie dari ujung rambut hingga ujung kaki. Penasaran, seperti apa wanita berambut coklat ini di tempat tidur. Apakah masih bisa bermulut tajam saat sedang berada di bawahnya? Bayangan itu membuatnya tersenyum tipis. "Baiklah. Kamu saya

