Sepanjang perjalanan pulang Leslie memeluk Marc dan sebuah boneka kucing hitam raksasa erat-erat. Dia senang sekali ada seseorang yang membelikan boneka. Jiwa anak kecilnya meronta-ronta ketika tadi melewati toko boneka impor. Marc yang jeli langsung mengambil boneka kucing hitam ini. Sampai lantai lima belas Leslie bersenandung riang gembira. Kedua tangannya memeluk boneka yang berukuran setengah tubuhnya, membuat Marc merasa sedikit tersisih. "Can I get my girlfriend back?" keluhnya. Leslie menoleh dan hampir tertawa melihat ekspresi memelas lelaki itu, "Astaga, kamu kenapa?" "Aku tergantikan oleh boneka." Pintu lift terbuka. Tawa Leslie mengiringi langkah mereka sampai ke dalam unitnya. Karena gemas Marc merengkuh dan menciumi wanita itu sampai gelagapan kehabisan nafas. "Masih bi

