Bulan ke Sembilan

1522 Kata

"Ya, bagus begitu Bu, kepalanya sudah kelihatan," kata dokter Gunawan dengan tenang meskipun pasien yang terbaring di tempat tidur sedang bergulat dengan rasa nyeri persalinan. "Sudah, Dok!! Lama sekali keluarnya!" seru Kirana yang sedang mencengkeram tangan Leonard erat-erat. "Ibu dorong setiap kali kontraksi. Oke? Hanya pada saat kontraksi. Siap?" kata Dokter Gunawan. Para perawat sibuk dengan tugas masing-masing di sekeliling Kirana. Mereka juga bersikap tenang meskipun melihat banyak hal terjadi. "Dok, kontraksi datang," desis Kirana. "Oke, dorong, Bu." Cengkeraman Kirana begitu kuat hingga terasa menyakitkan, tapi Leonard menahannya. Rasa sakit ini tidak ada apa-apanya dibanding derita yang tercermin di wajah sang istri. Lelaki itu dilanda perasaan tak berdaya melihat Kirana-nya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN